Jambore Kader Pkk Kalsel Usai, Fathul Jannah Tekankan Ilmu Harus Sampai Ke Keluarga
KALIMANTAN SELATAN, TitikKabarKalimantan.com — Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari di Banjarbaru.
Namun, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, mengingatkan agar semangat dan pengalaman yang diperoleh selama Jambore tidak berhenti pada perlombaan maupun seremoni penutupan.
Pesan itu disampaikan Fathul Jannah saat menutup Jambore Kader PKK Kalsel 2026, Selasa (15/9/2026) malam.
Menurutnya, berbagai kegiatan selama Jambore harus menjadi bekal bagi para kader untuk kembali menjalankan peran di tengah masyarakat, bahkan hingga tingkat keluarga.
“Ilmu yang didapat selama tiga hari ini ulun titipkan untuk dibawa pulang sampai ke dasawisma. Kader adalah ujung tombak gerakan PKK, dan di tangan pian-pian seberataan program PKK sampai kepada keluarga,” tegasnya.
Penutupan Jambore berlangsung meriah. Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Kalsel turut tampil dalam fashion show, disusul pembagian doorprize serta hadiah bagi para pemenang berbagai perlombaan.
Sejumlah lomba yang digelar antara lain yel-yel, bapantun, penyuluh koperasi, madihin hingga fashion show. Para kader dari seluruh kabupaten/kota menunjukkan kreativitas dan kemampuan masing-masing.
Fathul Jannah menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga malam penutupan.
“Seluruh rangkaian Jambore Kader PKK tahun ini berjalan dengan lancar dan tertib. Ulun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah tampil dengan semangat pada setiap lomba,” ujarnya.
Ia menilai hasil perlombaan bukan satu-satunya hal penting yang dibawa pulang peserta. Kebersamaan, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan juga menjadi bagian dari manfaat Jambore.
“Ulun sangat bangga. Seluruh kader terus semangat sampai malam hari ini. Terima kasih atas dedikasi para kader untuk mengikuti setiap lomba yang diadakan TP PKK dalam Jambore tahun 2026 ini,” katanya.
Ia berharap pengalaman selama tiga hari tersebut dapat diterapkan kembali di daerah masing-masing sehingga program PKK semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Fathul Jannah juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, dewan juri, panitia, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta jajaran TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
Dengan berakhirnya Jambore, para kader kini diharapkan membawa pulang bukan hanya pengalaman dari panggung perlombaan, tetapi juga semangat untuk menggerakkan program PKK hingga ke lingkungan keluarga.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirrahmanirrahim, Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 secara resmi ulun nyatakan ditutup,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan